Nasional

Presiden Palestina Bersumpah Lawan Rencana negeri Israel Caplok Gaza: Kami Tidak Akan Meninggalkan Rakyat!

Gragehotels.co.id – Presiden Palestina Mahmoud Abbas bersumpah bahwa negeri Israel tak akan diizinkan untuk memisahkan Daerah Gaza dari wilayah Palestina lainnya.

“Kami tidaklah akan membiarkan rencana (pasukan) pendudukan untuk memisahkan Kawasan Gaza dari wilayah Palestina lainnya, atau mencaplok bagian mana pun dari wilayah tersebut,” kata Abbas di rapat di area Markas Besar Kepresidenan pada Ramallah pada Rabu (31/1/2024).

Abbas menegaskan, kesatuan tanah Palestina di tempat Gaza, Tepi Barat, juga Yerusalem Timur di area bawah yurisdiksi Negara Palestina.

“Negara Palestina tidak ada akan meninggalkan rakyatnya pada Gaza. Kami akan berbagi mata pencaharian, gaji, lalu tunjangan di tempat Wilayah Gaza dan juga Tepi Barat,” katanya.

Abbas mengatakan, kembali sikap urusan politik Palestina yang digunakan tak tergoyahkan mengenai perlunya gencatan senjata segera, pencabutan penuh pasukan pendudukan negara Israel dari Gaza, kemudian pengiriman cepat bantuan kemanusiaan ke wilayah yang mana terkepung itu.

Dia menekankan pentingnya menjaga dari perpindahan publik Palestina dari tanah mereka, mengingat trauma sejarah Nakba pada 1948 serta dampak abadi yang dimaksud menimpa rakyat Palestina selama beberapa dekade sejak itu.

Ia menyoroti pentingnya upaya berkelanjutan dengan mitra internasional serta sekutu regional untuk menghentikan agresi tanah Israel yang mana sedang berlangsung juga memberikan bantuan menyeluruh terhadap rakyat Palestina di tempat Gaza, termasuk memulihkan mereka ke rumah-rumah yang dimaksud sudah dihancurkan oleh pasukan pendudukan Israel.

Abbas pun mengungkapkan bahwa tindakan tanah Israel dengan memotong pendapatan pajak bukan akan menghalangi Negara Palestina untuk memenuhi tanggung jawabnya terhadap rakyat Gaza.

Pendapatan pajak, yang digunakan dikenal dalam Palestina kemudian tanah Israel sebagai maqasa, dikumpulkan oleh pemerintah tanah Israel melawan nama Otoritas Palestina melawan impor juga ekspor Palestina.

Sebagai imbalannya, negara Israel mendapat komisi sebesar 3 persen dari setiap kegiatan impor dan juga ekspor Palestina. (Antara)

(Sumber:

Related Articles

Back to top button