Kesehatan

Perdoski Umumkan Gelar Sp.KK serta Sp.DV Kini Diganti Jadi Sp.DVE, Apa Itu?

Gragehotels.co.id – Bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) ke-58 yang dimaksud diperingati pada 10 Januari 2024, Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit serta Kelamin Indonesia (Perdoski) mengumumkan pembaharuan nomenklatur gelar kejuaraan spesialis Kulit dan juga Kelamin (Sp.KK) atau Spesialis Dermatologi serta Venereologi (Sp.DV) menjadi Spesialis Dermatologi, Venereologi, kemudian Estetika (Sp.DVE).

Perubahan nomenlatur yang disebutkan disampaikan oleh Ketua Umum Perdoski, Prof. Dr. dr. M. Yulianto Listiawan, Sp. D.V.E., Subsp O.B.K FINSDV, FAADV pada konferensi pers bertajuk “Perdoski menjadi Rumah Bersama sebagai Organisasi yang digunakan Solid juga Bersatu” secara daring, belum lama ini.

“Peringatan HUT Perdoski tahun ini fokus meningkatkan sumbangan baik pada internal organisasi Perdoski maupun peran dan juga di dalam masyarakat, seperti penguatan kompetensi anggota hingga peningkatan etika profesi anggota Perdoski untuk kemampuan fisik pasien. Termasuk pada antaranya edukasi berkelanjutan tentang pembaharuan nomenklatur Sp.KK  juga Sp.DV menjadi Sp.DVE atau Spesialis Dermatologi, Venereologi, kemudian Estetika untuk rakyat luas. Sangat penting untuk terus menginformasikan pembaharuan ini demi kenyamanan publik di berobat lalu berkonsultansi juga menghindari keraguan, kegelisahan akan kompetensi dari Sp. DVE,” terangnya.

Lebih lanjut Prof. Yulianto menuturkan bahwa nomenklatur baru tentang peringkat SP. DVE tertuang dalam:

  1. Peraturan Konsil Bidang kedokteran Indonesia (KKI) No. 99 tahun 2021 tentang standar Pendidikan Profesi Dokter Subspesialis Dermatologi juga Venereologi.
  2. Salinan Keputusan DIrektur Jendral Pendidikan Tinggi, Investigasi serta Teknologi No.: 163/E/KPT/2022 tentang Nama Inisiatif Studi Pada Jenis Pendidikan Akademik juga Pendidikan Profesi.
  3. Surat Pemberitahuan Kolegium Dermatologi lalu Venereologi Indonesia (KDVI) No.: 1322-1/Kolegium-DV/VIII/2022 mengenai Pemberitahuan Perubahan Nomenklatur lalu Gelar.

Ruang lingkup dokter SpDVE menangani berbagai kelainan lapisan kulit peradangan, infeksi, tumor kemudian bedah kulit, alergi, hingga infeksi menular seksual juga menangani berbagai tindakan kosmetik medik seperti laser, injeksi botox, microneedling, peeling, filler, threadlift, bedah lapisan kulit juga berbagai tindakan di area bidang estetika lainnya. “Seluruh ruang lingkup Sp.DVE mencakup seluruh rentang usia, dari bayi hingga lansia,” imbuhnya.

Di kesempatan yang tersebut identik Puteri Indonesia 2004 serta Influencer, Artika Sari Devi, mengambil bagian berbagi sudut pandang.

“Saya sendiri awalnya sempat bertanya-tanya tentang gelar kejuaraan Sp.DVE yang mana mulai digunakan oleh beberapa dokter, apa sih bedanya dengan Sp.KK? kemudian Sp.DVE menangani apa saja? Ada kekhawatiran, betul bukan ya, apakah saya ditangani oleh dokter yang dimaksud tepat?” ungkapnya.

Namun setelahnya memahami bahwa memang sebenarnya terjadi inovasi gelar, istri Baim ini mengaku tenang dan juga tiada khawatir lagi.

Informasi pembaharuan peringkat ini, menurut Artika Sari Devi, sangat penting untuk mengedukasi diri sendiri lalu keluarga agar terhindar dari kebingungan serta salah paham, terlebih sangat perlu untuk memahami kompetensi Sp.DVE agar tepat memilih sesuai kebutuhan.

Penyebaran informasi pembaharuan penghargaan Sp.DVE ini sejalan dengan berbagai rencana perayaan ulang tahun Perdoski ke-58 yang digunakan hadir melalui webinar, workshop kemudian bermacam lainnya.

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa ketika ini perkembangan dunia digital sangat masif sehingga beragam webinar, penyebaran informasi dan juga kegiatan interaktif dimaksimalkan dengan memanfaatkan channel kemudian platform digital digital seperti sosial media,” kata Ketua Panitia HUT Perdoski ke-58 sekaligus Ketua Sektor Sosial dan juga Kerjasama dr. Andreas Widiansyah, Sp. D.V.E., FINSDV, FAADV.

Webinar, workshop, diskusi panel kemudian penyebaran informasi, lanjut dia, terus digencarkan secara digital tanpa meninggalkan partisipasi di area dunia nyata seperti bakti sosial dan juga seminar umum.

Yulianto juga menerangkan bahwa perayaan kali ini memberikan beberapa jumlah responsibilitas bagi seluruh anggota Perdoski untuk juga menjadi momen untuk berikrar pada mengedukasi berbagai lapisan rakyat untuk mengetahui inovasi peringkat Sp.KK/Sp.DV menjadi SP.DVE.

“Sejak akhir 2023 penghargaan Sp.KK/Sp.DV berubah menjadi Sp.DVE. Publik bukan perlu khawatir lantaran kompetensi Sp.KK/Sp.DV sebanding dengan dokter Sp.DVE. Seluruh dokter spesialis dermis ini sahih sesuai bidang yang dimaksud dipelajari,” tutupnya.

Sekadar informasi, dokter Sp. DVE dinaungi oleh satu organisasi, yakni Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit lalu Kelamin Indonesia (Perdoski).

Saat ini, Perdoski menaungi 29 Perdoski Pusat yang dimaksud tersebar dari Aceh hingga Jayapura juga juga 13 Komunitas Studi. Terdapat lebih lanjut dari 2900 Anggota Perdoski, yang digunakan terdiri dari hampir 2400 dokter Sp. DVE lalu 500 Anggota Muda Perdoski yang sedang menempuh sekolah DVE.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button