Nasional

KPK Pastikan Jaksa yang Diduga Peras Saksi Rp3 Miliar Sudah Kembali ke Kejagung

Gragehotels.co.id – JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) , Alexander Marwata melakukan konfirmasi bahwa oknum jaksa yang diduga memeras saksi sebanyak Rp3 miliar telah dikembalikan ke Kejaksaan Agung (Kejagung).

“Pasti akan kami komunikasikan, apalagi yang mana bersangkutan kan sebenarnya sudah ada ada surat pengembalian lantaran telah lebih tinggi dari 10 tahun. Sekarang sudah ada di area kejaksaan,“ ujar pria yang tersebut kerap disapa Alex itu terhadap wartawan di tempat Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (2/4/2024).

Alex menjelaskan pengembalian itu tidak ada ada kaitannya dengan dugaan perkara tersebut. Ia menuturkan pengembalian itu telah dilaksanakan Maret lalu.

“Kalau dari catatan sih enggak ada kaitannya. Kan enggak menghalangi juga, sekalipun yang mana bersangkutan telah ditugaskan kembali dalam instansi asalnya, ketika KPK nanti akan memanggil yang mana bersangkutan untuk klarifikasi kan enggak ada persoalan juga. Cuma cuma memang sebenarnya perlu koordinasi dengan pihak Kejaksaan Agung,” tuturnya.

“Mungkin sebulan terakhir apa, SK (Surat Keputusan) pengembaliannya belum lama kok,” imbuh dia.

Sebelumnya, Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Albertina Ho membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan dugaan oknum Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeras saksi mencapai Rp3 miliar. Setelah diproses secara prosedur operasional baku (POB) Dewas KPK, kemudian laporan penduduk yang disebutkan diteruskan ke Deputi Penindakan juga Deputi Pencegahan.

Tidak lupa, Albertina juga meneruskan dengan tembusan ke Pemimpin KPK. “Setelah diproses sesuai POB pada Dewas, telah diteruskan dengan nota dinas tanggal 6 Desember 2023, ke Deputi Penindakan dan juga Deputi Pencegahan untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan juga peraturan yang dimaksud berlaku, dengan tembusan ke pimpinan KPK,” kata Albertina melalui arahan singkat terhadap MNC Portal Indonesia, Hari Jumat (29/3/2024).

“Info terakhir yang diperoleh Dewas sudah pernah pada Lidik juga LHKPN,” sambungnya.

Related Articles

Back to top button