Bisnis

Kemenaker Tegaskan THR Karyawan Tak Boleh Dicicil, Berikut Aturan Besarannya

Gragehotels.co.id – JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan atau Kemnaker menegaskan terhadap perusahaan bahwa pembayaran Tunjangan Hari Raya ( THR ) terhadap karyawan tiada boleh dicicil lalu harus diberikan tepat waktu. Hal ini seperti tertuang pada Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/2/HK.04/III/2024 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2024 Bagi Pekerja/Buruh dalam Perusahaan.

“THR Keagamaan wajib dibayarkan oleh Pengusaha secara penuh lalu bukan boleh dicicil ,” tulis poin ke- 7 SE Menaker yang disebutkan diambil Hari Senin (18/3/2024).

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial juga Keamanan Sosial Ketenagakerjaan (PHI JSK), Indah Anggoro Putri menegaskan penerbitan SE yang dimaksud sekaligus menandai dimulainya pembayaran THR dari perusahaan terhadap karyawan.

“(Lewat penerbitan SE THR) telah sanggup dibayarkan (THR karyawan),” ujar Indah pada waktu dihubungi MNC Portal hari ini.

Pada tahun 2024 ini, Indah juga menegaskan seluruh sektor wajib membayarkan THR secara penuh, alias tidak ada boleh ada potongan dengan alasan apapun bagi industri.

“Itu salah satunya, THR tidak ada lagi bukan berlaku bagi bidang padat karya berorientasi ekspor, tahun lalu masih dikecualikan, tapi sekarang 2024 THR harus dibayarkan sesuai upah normal, seluruh Industri,” ujar Indah.

Lewat SE yang disebutkan juga dijelaskan bahwa THR Keagamaan diberikan untuk pekerja/buruh yang telah lama mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus atau lebih. THR Keagamaan wajib dibayarkan paling lama 7 hari sebelum hari raya keagamaan.

Selanjutnya besaran THR Keagamaan diberikan terhadap pekerja atau buruh yang telah dilakukan mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, maka diberikan sebesar 1 bulan upah.

Sedangkan bagi pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus tetapi kurang dari 12 bulan diberikan secara proporsional sesuai dengan perhitungan. Adapun besaran THR diberikan dengan perhitungan masa kerja dibagi 12 dan juga dikalikan 1 bulan upah.

Pada tahun ini, Kemenaker juga kembali membuka Pos Komando Satuan Tugas (Posko Satgas) Ketenagakerjaan untuk memberikan Pelayanan Konsultasi dan juga Penegakan Hukum Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2024 yang dimaksud bisa jadi diakses melalui laman https://poskothr.kemnaker.go.id.

Related Articles

Back to top button