Nasional

Jokowi Tak Kampanye Hingga Masuk Masa Tenang, Ganjar: Terima Kasih Kampus yang Mengingatkan

Gragehotels.co.id – Pernyataan Presiden Jokowi atau Joko Widodo perihal Presiden boleh kampanye sempat menuai berunjuk rasa berbagai pihak. Sejumlah civitas kampus besar seperti UGM, UI, UII, UIN Syarif Hidayatullah DKI Jakarta pun bahkan memproduksi petisi agar Presiden, aparat kemudian penyelanggara pilpres netral.

Untungnya hingga akhir masa kampanye, Hari Sabtu (10/2/2024) kemarin Jokowi tiada sejenis sekali terlibat di kampanye paslon capres-cawapres manapun. Terkait hal yang disebutkan Capres 03, Ganjar Pranowo mengucapkan terima kasih untuk Jokowi.

“Terima kasih Pak Jokowi dikarenakan sampai dengan titik terakhir, beliau tiada mengambil kesempatan itu (kampanye, red),” ujar Capres Paslon Ganjar Pranowo – Mahfud MD (Ganjar-Mahfud) usai Hajatan Rakyat di area Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Jawa Tengah, disitir dari (ANTARA), Hari Minggu (11/2/2024).

Ganjar juga menyinggung pergerakan civitas akademica di area seluruh Indonesia yang dimaksud mengawal proses demokrasi. Ia juga mengucapkan terima kasih terhadap kampus-kampus yang digunakan menyatakan sikap.

“Terima kasih juga terhadap civil society kampus yang sudah ada mengingatkan. Artinya kita masih bisa jadi mendengarkan,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Rabu (7/2) lalu, Presiden Jokowi menegaskan dirinya tiada akan bergabung berkampanye membantu salah satu pasangan calon presiden lalu calon delegasi presiden dalam sisa masa kampanye pemilihan raya 2024.

“Yang bilang siapa ? Jika pertanyaannya apakah saya akan kampanye, saya jawab tidak, saya tiada akan berkampanye,” kata Jokowi pada keterangan pers di tempat Gerbang Tol Limapuluh, Daerah Batubara, Provinsi Sumatera Utara, Rabu.

Jokowi juga kembali menegaskan apa yang mana disampaikan beberapa waktu lalu tentang Presiden boleh berkampanye adalah menyampaikan ketentuan undang-undang.

Mantan Gubernur DKI Ibukota itu sebelumnya sempat menyatakan bahwa Presiden memiliki hak untuk berkampanye.

Presiden juga sempat memberikan keterangan secara khusus di tempat Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, mengenai ketentuan yang tersebut membolehkan Presiden berkampanye.

Ia sempat menunjukkan sebuah catatan terkait Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Rentetan pernyataan juga keterangan Jokowi itu sempat menyebabkan pertanyaan masyarakat apakah Presiden Jokowi akan mengambil bagian berkampanye menyokong salah satu pasangan calon presiden dan juga calon duta presiden, atau tidak.

Dalam kontestasi Pilpres 2024, putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, maju sebagai calon duta presiden nomor urut 2 mendampingi Prabowo Subianto.

Prabowo-Gibran ditetapkan oleh KPU sebagai kontestan Pemilihan Umum 2024 sama-sama pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan nomor urut 1 lalu Ganjar Pranowo-Mahfud Md. dengan nomor urut 3.

KPU juga telah terjadi menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, masa tenang pada tanggal 11—13 Februari, juga hari-H pemungutan pernyataan pada tanggal 14 Februari 2024. (ANTARA)

Related Articles

Back to top button