Bisnis

Jadi Mitra Distribusi Penjualan SBN Terbaik Versi Kemenkeu, Bibit Ajak Warga Beli ORI025

Gragehotels.co.id – Bibit.id yang dinobatkan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai Mitra Distribusi (Midis) Surat Utang Negara (SUN) Perdagangan Eceran Terbaik Tahun 2022, Midis Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Pasar Konsumen Terbaik Tahun 2022 kemudian 2023 Kategori Fintech dan juga Midis SUN Perdagangan Eceran Terbaik Tahun 2023 Kategori Fintech, secara konsisten mengundang publik Indonesia untuk turut juga memulai pembangunan negeri lewat pembangunan ekonomi dalam instrumen SBN tahun ini.

Di bulan Januari 2024, pemerintah Indonesia meluncurkan Obligasi Negara Perdagangan Eceran seri ORI025. Dengan masa penawaran dari tanggal 29 Januari-22 Februari 2024, ORI025 sanggup dibeli secara online di area program Bibit selama 24 jam setiap hari juga tujuh hari seminggu, termasuk ketika hari libur atau akhir pekan. Pembelian lewat Bibit juga tak dikenakan biaya tambahan.

ORI025 ditawarkan dengan dua tipe produk, yakni ORI025-T3 untuk tenor tiga tahun dengan imbal hasil (kupon) sebesar 6,25% per tahun dan juga ORI025-T6 untuk tenor enam tahun dengan kupon sebesar 6,40% per tahun. Imbal hasil ini lebih banyak tinggi dibandingkan rata-rata bunga deposito bank yang digunakan dijamin Lembaga Penjamin Simpanan, yang dimaksud hanya saja berkisar 3-4% per tahun. ORI025 juga dikenakan pajak yang tersebut lebih lanjut rendah dibandingkan deposito. Pajak yang tersebut dikenakan pada ORI025 semata-mata 10%, sedangkan pajak deposito 20%.

Di sisi lain, dengan imbal hasil masih (fixed rate) yang mana stabil sampai jatuh tempo, ORI025 dapat menjadi pilihan penanaman modal yang dimaksud rendah risiko akibat 100% aman dijamin negara. Dengan imbal hasil fixed rate, ORI025 dapat memberikan passive income tetap memperlihatkan bulanan yang tersebut stabil untuk para penanam modal selama 3-6 tahun kedepan.

Angie Anandita Tjhatra, Head of Marketing Bibit, meminta para pemodal untuk membeli ORI025 ketika ini. Menurutnya, pada waktu ini merupakan peluang yang mana tepat lantaran suku bunga Bank Indonesia (BI) diproyeksi sudah ada berada pada puncak. Berinvestasi di area instrumen dengan imbal hasil fixed rate dapat menjadi pilihan yang dimaksud pas. Ketika nanti suku bunga BI diprediksi mulai merosot dalam Semester 2 tahun 2024, kupon ORI025 tiada akan turun sebab bersifat fixed rate/tetap.

“Selain itu, ORI025 dapat menjadi alternatif warga untuk berinvestasi yang mana 100% aman dijamin negara sekaligus berkontribusi bagi penyelenggaraan negara,” kata Angie ditulis Rabu (31/1/2024).

Pembelian/pemesanan minimal untuk ORI025-T3 adalah Rp1 jt juga kelipatan Rp1 jt dengan maksimum Rp5 milyar. Sementara itu, pembelian/pemesanan minimal untuk ORI025-T6 adalah Rp1 jt lalu kelipatan Rp1 jt dengan maksimum Rp10 milyar. Pembayaran kupon pertama akan dijalankan pada tanggal 15 April 2024 (long coupon), lalu selanjutnya pembayaran kupon akan dijalankan setiap bulan setiap tanggal 15.

“Dan tak perlu khawatir untuk rakyat yang ingin mencairkan pembangunan ekonomi ORI025 sebelum jatuh tempo. ORI025 adalah SBN berjenis tradeable yang tersebut dapat dijual sebelum jatuh tempo dalam lingkungan ekonomi sekunder, mulai tanggal 16 April 2024. Namun perlu diperhatikan, perdagangan ORI025 sebelum jatuh tempo harus tetap memperlihatkan mengamati ketersediaan pembeli dalam pangsa sekunder. Harga jual di area pangsa sekunder juga mengikuti nilai tukar market, jadi bisa saja naik ataupun turun,” tambah Angie.

Untuk bisa saja berinvestasi SBN pada Bibit, para pengguna cukup mengklik icon atau banner “Surat Berharga Negara (SBN)” dalam homepage program maupun website Bibit. Dalam hal ini, Bibit bermitra dengan Stockbit Sekuritas untuk mengurus pencatatan serta penyimpanan Rekening Dana Pemodal SBN milik investor.

Nantinya, setelahnya penanam modal melakukan pembayaran untuk kegiatan SBN, penanam modal akan menerima bukti operasi sebagai Bukti Penerimaan Negara (BPN). Di pada BPN, terdapat Nomor Tanda Penerimaan Negara (NTPN) yang tersebut diterbitkan dengan segera oleh negara juga menjadi bukti kepemilikan SBN yang dimaksud dibeli.

Sebagai informasi, pada akhir tahun 2021, data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatatkan total penanam modal SBN sebanyak 611 ribu investor. Angkanya kemudian naik menjadi 831 ribu di area akhir 2022, lalu dalam akhir 2023 angkanya sudah mencapai satu jt investor.

“Tentunya sebagai Mitra Distribusi perdagangan SBN, Bibit bangga mampu terlibat dan juga di meningkatkan partisipasi warga pada berinvestasi SBN. Kami juga akan terus mengundang publik untuk berinvestasi SBN lewat berbagai upaya edukasi,” tutup Angie.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button