Bisnis

Heboh Raffi Ahmad Dituding Nikmati Duit ‘Haram’, Begini Ciri-ciri Praktik Pencucian Uang

Gragehotels.co.id – Artis Raffi Ahmad kembali jadi sorotan, kali ini persoalan kekayaan yang ia miliki. Isu dugaan pencucian uang yang digunakan dijalankan dirinya kembali diungkap.

Dugaan bahwa Raffi Ahmad telah lama terlibat pada aksi pidana pencucian uang disampaikan oleh Ketua Umum DPP Nasional Corruption Watch (NCW), Hanifa Sutrisna.

Tidak tanggung-tanggung, dana yang tersebut diterima Raffi Ahmad disebut bernilai fantastis. Raffi Ahmad juga dikatakan miliki banyak account bank yang digunakan digunakan sebagai ‘penadah’ dana.

“Kami telah menerima beberapa dugaan tindakan pencucian uang yang tersebut dilaksanakan oleh saudara Raffi Ahmad. Nilainya fantastis,” ujar Hanifa Sutrisna, mengutip dari unggahan TikTok @nasionalcorruption pada Kamis (1/2/2024).

Lantas apa ciri-ciri dari praktik pencucian uang atau yang lebih tinggi dikenal dengan istilah money laundry?

Beberapa bulan lalu, Guru Besar Fakultas Perekonomian Universitas Indonesia, Rhenald Kasali pernah menciptakan konten video terkait ciri-ciri praktik pencucian uang.

Dalam video berdurasi sekitar 7 menit dengan judul ’10 Tanda-Tanda Bisnis Artis Dari Pencucian Uang’ itu Rhenald mengungkapkan tanda-tanda praktik ‘haram’ ini.

Rhenald pun mengutip pernyataan dari mantan Presiden Meksiko, Enrique Pena Nieto. Dia bilang “Money Laundering is giving oxygen to organised crime,” ucap Rhenald yang digunakan dikutipkan dari kanal YouTube-nya, Hari Jumat (2/2/2024).

Dirinya mengungkap ada sekitar 10 ciri-ciri pelaku kejahatan di melakukan pencucian uang.

1. Tiba-tiba Usaha Menjadi Sangat Besar

“Dan besarnya itu menghasilkan anda terkagum-kagum,” kata dia.

2. Easy Money

“Namanya juga easy money, seakan-akan mudah sekali uang itu datang,” katanya.

3. Selalu Punya Alibi

“Oh ini adalah hasil dari usaha, padahal kalau kita hitung-hitung mana bisa saja hasil itu buat kita beli Ferarri terlebih untuk membeli pesawat jet pribadi. Ini adalah kan lucu-lucuan namanya,” katanya.

4. Bukan Membangun Usaha, Tetapi Membangun ‘New Empire’

“Kerjaan baru yang besar, oleh sebab itu satu orang yang digunakan nitip lama-lamabanyak orang yang dimaksud nitip serta DNA-nya mirip tadi (melakukan parktik pencucian uang),” kata Rhenald.

5. Mengaku Modalnya dari Warisan

“Atau dari kepintaran-kepintaran yang dimaksud orang lain tak pahami atau sulit untuk dianalis dari wartawan, misalkan trading. saya pikir trading itu ekspor-impor engga tahunya trading judi online, algoritma, kripto, binsis properti yang mana orang lain tak mengetahui bagaimana value-nya,” papar dia.

“Seorang pebisnis akan mencari perusahaan yang mana sunrise atau mataharinya terang yang sedang naik daun, tapi anehnya beliau justru membiayai bidang usaha yang dimaksud ‘sunset’ yang digunakan sinarnya telah turun tapi anehnya ditangan merek bisnisnya bersinar,” tambahnya.

6. Ada Sosok Tersembunyi di dalam Belakang Mereka

“Sosok tersembunyi ini umumnya adalah orang yang dimaksud miliki kekayaan asli dari uang-uang artis tersebut. Mereka mampu belaka bersembunyi dalam antara karyawan lain agar tiada diketahui identitasnya,” katanya.

7. Bisnisnya Tumbuh Besar Tapi Tak Punya Keahlian

“Artis ini pada umumnya memiliki usaha yang digunakan berkembang dengan besar namun ia tiada mempunyai keahlian pada berbisnis. Hal ini disebabkan akibat ada orang lain yang mana lebih lanjut pandai dari mereka lalu bertugas untuk menjalankan bidang usaha yang tersebut sebenarnya,” ucapnya.

8. Dikelilingi Media Massa Komunikasi

“Para artis atau pelaku bisnis ini umumnya akan berinvestasi di tempat sebagian media komunikasi. Jadi, pada waktu dia ada kegiatan, merekan selalu dikelilingi oleh orang-orang yang dimaksud merekam dan juga mengikuti kegiatannya,” katanya.

9. Mereka Terlihat ‘Generous’

“Cash rich, suka bagi bagi duit” katanya.

10. Tiba-tiba Bermasalah

“Karena dikelilingi oleh orang-orang bermaslaah seperti ada karyawan yang dimaksud terlibat pembunuhan, narkoba, seksual, atau apapun yang tersebut tidaklah pantas. Hal ini adalah orang-orang titipan,” pungkasnya.

“Semoga kita dijauhkan dari hal ini. Orang muda harus paham segala yang tersebut mudah itu akan menyebabkan kita menjadi sangat sulit. Stay relevant,” katanya.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button