Lifefstyle

Gegara Taylor Swift, Luhut Mau Bikin Konser Tandingan, Ogah Kalah dari Singapura

Gragehotels.co.id – Menteri Koordinator Area Kemaritiman dan juga Penyertaan Modal (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengaku ingin menyebabkan konser tandingan Taylor Swift Singapura. Hal ini ia ungkapkan pada pidatonya pada waktu membuka acara “Business Matching 2024”, Kamis (7/3/2024).

Luhut mengaku kesal banyak yang mana sempat tak dapat ke Singapura dikarenakan hotel penuh pada negara tersebut. oleh karena itu Singapura menyelenggarakan konser Taylor Swift selama 9 hari. 

Singapura sendiri mengontrak Taylor untuk menjadikan Singapura satu-satunya negara Asia Tenggara yang digunakan disinggahi sang penyanyi. Alhasil, berbagai wisatawan luar negeri datang ke Singapura untuk menonton penyanyi Amerika Serikat itu. 

Soal dampak Taylor Swift ke pariwisata Singapura, Luhur mengatakan bahwa Indonesia juga sanggup melakukan hal yang dimaksud sama. 

Menko Marves Luhut Pandjaitan pada waktu mencoblos di tempat TPS 014 dalam Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kota Badung, Rabu (14/2/202) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)
Menko Marves Luhut Pandjaitan ketika mencoblos dalam TPS 014 pada Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Daerah Badung, Rabu (14/2/202) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)

Luhut bahkan memerintahkan agar dijalankan konser sejenis di enam bulan mendatang. 

“Bayangkan kita kemarin minggu lalu selama dua minggu enggak bisa saja ke Singapura, akibat ada Taylor (Swift) ada show di tempat sana, sembilan hari hotel itu penuh, kenapa? Karena dalam Indonesia enggak bisa jadi pertunjukan dia,” kata Luhut di cuplikan video yang dimaksud diunggah akun X @sociotalker. 

“Saya bilang, ‘Kamu cari yang digunakan lain (artis lain)’ itu kontrak aja, berapa lama, apa yang tersebut diberikan Singapura, kita biarkan ke dia. Kita harus berani bersainglah, kalau Singapura dapat untung, masa kita enggak,” imbuhnya. 

Video yang disebutkan sontak mengundang berbagai respons dari warganet. 

Ini namanya emotion-based policy: bikin kebijakan dikarenakan emosian gak mau kalah sejenis negara lain. sangat naif juga gak ngerti knp Singapura melakukan itu, bagaimana caranya, lalu kenapa sanggup sukses. pokoknya NKRI juga harus bisa! abisin duit tanpa khasiat signifikan,” komentar warganet. 

“Sama lah kaya kereta cepat – pokonya Indonesia harus punya padahal cost-benefit anakysis-nya gak masuk akal,” tulis warganet di area kolom komentar. 

“Mirip dengan Motogp Mandalika? Akhirnya meninggalkan hutang,” timpal lainnya. 

Related Articles

Back to top button