Nasional

Ekonom UI Sebut Pembagian Bansos Jelang pemilihan Bisa Menarik Perhatian Pemilih

Gragehotels.co.id – JAKARTA – Ekonom dari Universitas Indonesia (UI), Vid Adrison memberikan keterangan sebagai ahli di sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum ( PHPU ) pada Mahkamah Konstitusi (MK), Hari Senin (1/4/2024). Ia dihadirkan oleh kubu Tim Hukum Nasional Anies Baswedan dan juga Muhaimin Iskandar (AMIN).

Dalam keterangannya itu, Vid mendiskusikan tentang pembagian bantuan sosial ( bansos ) pada pemilihan umum yang tersebut masuk pada istilah political budget cycles atau anggaran dalam tahun urusan politik sebagai cara untuk menarik perhatian oleh sebab itu petahana ingin kembali mendapat pendapat pemilih.

“Singkatnya akan ada peningkatan spending mendekati pilpres dan juga itu akan menguat ketika yang naik itu incumben,” kata Vid di area hadapan para Hakim Konstitusi, pada sidang lanjutan PHPU pada Gedung MK.

Vid menjelaskan, apabila dilihat setiap tahunnya sejak 2022 sampai 2023 Proyek Perlindungan Sosial (Perlinsos) mengalami kenaikan di total pengeluaran negara.

“Saya melakukan exercise yang tersebut mampu diverifikasi. Kesimpulannya ada bukti statistik yang digunakan kuat lalu konsisten hubungan positif kemiskinan dengan persentase perolehan ucapan petahana yang dimaksud implikasinya, satu kebijakan pemerintah yang mana ditargetkan untuk kelompok penduduk seperti bansos akan meningkatkan persentase perolehan pengumuman petahana atau kandidat yang dimaksud didukung petahana,” kata Vid.

Yang kedua, Vid melanjutkan, sebagai ilistrasi di dalam provinsi dengan tingkat kemiskinan 10%, pemberian bansos akan meningkatkan margin kandidat petahana atau yang digunakan didukung petahana sebesar 6,26% sampai 9,0%, margin antara pemenang dengan total kandidat.

“Margin yang disebutkan belum memperhitungkan dampak bansos adhoc, bansos adhoc 2023, bantuan dengan segera tunai el nino BLT desa, bansos adhoc 2024, BLT mitigasi risiko pangan, dan juga bantuan pangan beras,” katanya.

Related Articles

Back to top button