Nasional

Diungkap Hasto PDIP, Ternyata Hal ini Alasan Mahfud Masih Betah Kerja di tempat Kabinet Jokowi

Gragehotels.co.id – Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengungkap alasan cawapres nomor urut 3, Mahfud MD belum mundur dari jabatannya sebagai Menteri Koordinator Area Politik, Hukum, lalu Security atau Menko Polhukam.

Padahal, wacana Mahfud menarik diri dari kabinet Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah disepakati oleh Mahfud bersatu calon presiden (capres) pasangannya, Ganjar Pranowo.

Baca Juga:

Biodata kemudian Pendidikan Cucu Luhut yang digunakan Soroti Omongan Tom Lembong Jelekin Pemerintah

Bus Kampanye AMIN Mendadak Dibatalkan, Mardani Ali Sera: Massa Siap Longmarch ke JIS

Pengasuh Pondok Pesantren Tertua serta Terbesar di area Indonesia Dukung Anies-Cak Imin

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri juga turut menyepakati itu.

Menurut Hasto, Mahfud belum mundur dari jabatannya akibat skala prioritas pada penyelesaian perkara hukum nasional.

“Persoalan Rempang misalnya, memerlukan sosok yang sangat tegas untuk menyelesaikan atau setidak-tidaknya memberikan rekomendasi agar berbagai ketidakadilan terhadap berbagai konflik agraria, terhadap kejahatan-kejahatan keuangan melalui sistem online yang tersebut kerap terjadi, pinjaman online, sistem asuransi, lalu sebagainya,” kata Hasto di tempat Media Massa Center Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo juga Mahfud MD, DKI Jakarta Pusat, Selasa (30/1/2024).

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

Untuk itu, Hasto menjelaskan Mahfud masih akan mempercepat penyelesaian kasus-kasus hukum yang dimaksud sebelum mundur dari jabatannya.

“Ini akan dikebut oleh Prof Mahfud untuk dapat diselesaikan sehingga siapapun yang dimaksud nanti akan menggantikan Prof Mahfud tetap saja di area pada suatu spirit yang digunakan sebanding untuk membela rakyat, untuk membela keadilan, jangan malah menumbuhkan suatu kekuatan intimidasi yang mana baru,” tutur Hasto.

Sebelumnya, beredar isu perihal Mahfud MD yang sudah pernah menemui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno pada Hari Senin (29/1/2024) malam. Pratikno membenarkan kabar tersebut.

“Iya benar (bertemu),” kata Pratikno pada waktu dikonfirmasi Suara.com, Selasa (30/1/2024).

Menteri Sekretaris Negara Pratikno (kanan) mengaku belum menerima surat permohonan pengunduran diri Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, kemudian Ketenteraman Mahfud Md (kiri). (Antara)
Menteri Sekretaris Negara Pratikno (kanan) mengaku belum menerima surat permohonan pengunduran diri Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, kemudian Ketenteraman Mahfud Md (kiri). (Antara)

Namun, Pratikno belum menjelaskan lebih besar lanjut tujuan Mahfud menemuinya pada Awal Minggu di malam hari itu.

Secara aturan, menteri harus menemui Mensesneg terlebih dahulu apabila memutuskan untuk mengundurkan diri. Biasanya, mereka yang tersebut hendak mengundurkan diri akan menyerahkan surat resmi hingga akhirnya mampu bertemu dengan Jokowi.

Di ketika yang bersamaan, beredar kabar Mahfud telah membereskan barang-barangnya dalam kantor Kemenko Polhukam.

Saat ini, cawapres pendamping capres Ganjar Pranowo yang dimaksud sedang menanti untuk sanggup bertemu Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button