Nasional

Bapanas Pertimbangkan Setop Sementara Penyaluran Bansos Saat Hari Tenang Pemilu, Demi Hindari Politisasi?

Gragehotels.co.id – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengungkapkan pemerintah berada dalam mempertimbangkan untuk menghentikan sementara penyaluran bantuan pangan atau bansos beras ketika hari tenang hingga pencoblosan Pemilihan Umum yakni 11-14 Februari 2024.

“Sedang dipertimbangkan untuk dihentikan sementara di area hari tenang tanggal 11 Februari sampai dengan pencoblosan 14 Februari 2024,” kata Arief Prasetyo di dalam Jakarta, Rabu (7/2/2024).

Arief mengungkapkan pihaknya akan menginformasikan kembali secepatnya mengenai kebijakan penyaluran bantuan pangan beras ini oleh sebab itu Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) juga telah menimbulkan perencanaan distribusi ke Indonesia.

Sejauh ini, kata Arief, bantuan pangan beras ini sangat efektif menahan kenaikan harga jual akibat turunnya produksi beras.

Ia menekankan bahwa bantuan pangan beras sudah ada direncanakan jauh-jauh hari lalu sangat diperlukan warga berpenghasilan rendah.

“Bantuan pangan beras ini sangat efektif menahan kenaikan harga jual akibat turunnya produksi beras,” kata Arief.

Penyaluran bantuan pangan beras oleh Bapanas sesuai dengan amanat UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan lalu Perpres 66 Tahun 2021 dalam mana Badan Pangan Nasional mempunyai salah satu tugas untuk menjaga ketersediaan juga stabilitas pangan.

Bantuan pangan beras merupakan inisiatif pemerintah merupakan penyaluran beras untuk publik berpendapatan rendah yang dimaksud masuk ke pada keluarga penerima kegunaan (KPM). Proyek ini merupakan salah satu pemanfaatan cadangan beras pemerintah (CBP) sesuai amanat Perpres 125 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah.

Bantuan pangan beras ini telah dilaksanakan sejak awal 2023, lalu dilanjutkan pada tahun ini. Penyaluran bansos beras 10 kg per bulan telah mulai digelontorkan sejak Januari 2024.

Bansos ini diperuntukkan bagi 22 jt KPM pada seluruh Indonesia berdasarkan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Kementerian Koordinator Lingkup Pembangunan Individu juga Kebudayaan (Kemenko PMK). (Sumber: Antara)

Related Articles

Back to top button