Bisnis

ASN Jangan Coba-coba Memihak Salah Satu Capres, Bisa Terancam Tunda Kenaikan Jabatan

Gragehotels.co.id – Aparatur Sipil Negara (ASN) jangan sekali-kali memihak terhadap salah satu pasangan calon presiden (capres) atau calon legislatif (caleg). Pasalnya, jikalau tak netral dan juga memihak terhadap salah satu capres, maka ASN bisa saja mendapat sanksi dari pemerintah.

Salah satu sanksinya, ASN mampu terancam ditunda kenaikan pangkatnya hingga mutasi.

“ASN diamanatkan untuk tidaklah berpihak dari segala bentuk pengaruh maupun di bentuk apapun,” Plt Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Haryomo Dwi Putranto pada waktu Rapat Kerjasama Pengawasan dan juga Pengendalian 2024, Selasa (6/2/2024).

Baca Juga

Pasalnya, apabila bukan netral lalu memihak terhadap salah satu capres, maka ASN dapat mendapat sanksi dari pemerintah.

Haryomo menuturkan, para ASN yang mana ketahuan tidak ada netralitas maka akan ditindaklanjuti oleh Komisi ASN (KASN). Namun, jikalau rekomendasi KASN belum ditindaklanjuti ejabat Pembina Kepegawaian (PPK) hingga waktu yang dimaksud ditentukan, maka BKN akan mengambil tindakan.

“BKN melakukan tindakan pengendalian sebagai peringatan tegas teguran hingga pemblokiran data kepegawaian pada sistem informasi Aparatur Sipil Negara (ASN),” jelas dia.

Atas pemblokiran itu, maka hak-hak kepegawaian ASN tidak ada sanggup digunakan untuk sementara waktu, termasuk naik pangkat hingga mutasi.

Baca Juga

Jokowi Ugal-ugalan Soal Bansos, Sri Mulyani juga Megawati Berkumpul Empat Mata

Pemblokiran, tambah Haryomo, sebab ASN melanggar Norma, Standar, Prosedur, serta Parameter (NSPK) manajemen ASN yang mana berdampak, sesuai dengan peraturan BKN Nomor 1 Tahun 2023.

Untuk diketahui, BKN mencatat ada 47 laporan dugaan pelanggaran netralitas oleh ASN sejak 2023 hingga sekarang. Adapun, pelanggaran itu dalam bentuk disiplin juga kode etik yang digunakan telah terjadi dilaporkan sampai 31 Januari 2024.

Related Articles

Back to top button